Langsung ke konten utama

Postingan

Landscape Industri Ritel Modern di Indonesia 2014-2018

Riset Tren Pertumbuhan Minimarket, Supermarket, Hypermarket 2015-2018 (Data Komprehensif 5 Market Leader Industri Ritel)  ini dirilis akhir Oktober 2017 menampilkan  riset independen, data komprehensif, analisis dan ulasan , serta tren pertumbuhan market value (omzet) industri ritel modern di Indonesia periode 2015-2018F. Industri ritel modern berperan penting dalam perekonomian negara mengingat penetrasi pasarnya yang besar dan menjangkau pelosok negeri serta menjadi salah satu channel utama dalam distribusi barang. Riset Tren Pertumbuhan Minimarket, Supermarket, Hypermarket 2015-2018  ini dimulai dengan paparan data makro ekonomi Indonesia, inflasi, dan nilai tukar rupiah (halaman 2). Disambung dengan, komparasi pertumbuhan ekonomi negara berkembang dan negara maju periode 2016-2018 disertai outlook pergerakan harga komoditas 2018 (halaman 3). Proyeksi pertumbuhan per sektor dalam struktur ekonomi nasional tahun 2018 ditampilkan pada halaman 4-6 disertai seju...

Mencermati Tren di Industri Galangan Kapal

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, hingga saat ini jumlah galangan kapal di Tanah Air sebanyak 250 perusahaan dengan kapasitas produksi sebesar 1 juta DWT per tahun untuk membangun kapal baru dan mampu mencapai 12 juta DWT per tahun untuk reparasi kapal. Jumlah tersebut terbukti mampu menopang konektivitas maritim dengan mendukung proses pembangunan armada baru terutama pesanan dari pemerintah.   Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjelaskan sejumlah industri galangan kapal nasional semakin meningkatkan kapasitas produksinya guna meraih peluang besar di pasar domestik terutama terkait dengan proses pembangunan armada baru maupun reparasi. Upaya ini seiring untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Tol Laut dan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia .   “Dengan penambahan fasilitas baru, tentunya akan memacu kemampuan produksi di industri galangan kapal kita bisa berjalan lebih cepat dan efisien sehingga mampu memenuhi ...

Tren Teknologi Digital Permudah Strategi Penetrasi Pasar

Temuan menggagetkan hadir, menyeruak pandangan sebagian besar orang bahwa sebuah riset menyebutkan kalau sekarang perusahaan mati jauh lebih cepat. Hasil riset dari Innosight menunjukkan bahwa dulu di tahun 1955, rata-rata usia kematian perusahaan adalah 61 tahun. Sekarang ini, rata-rata usia kematian perusahaan turun drastis menjadi hanya 17 tahun saja. Apa penyebabnya? Apa yang membunuh perusahaan-perusahaan itu? Teknologi digital. Itulah dia sang pembunuh maut. Teknologi digital berkembang jauh lebih cepat melampaui kemampuan manusia untuk mengikutinya. Tapi, tidak semua perusahaan jadi korban teknologi digital. Sebagian dari mereka justru mampu memanfaatkan teknologi itu untuk memperkuat posisinya di pasar, memenangkan pelanggan, dan mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya. Teknologi digital membuat dunia bisnis menjadi binary. One and Zero. Satu dan Nol. Menang dan Kalah. Penguasa dan terjajah. Superstar and everyone else. Pertanyaannya, Anda ada dimana? Atau lebih ...

Kunci Menangi Persaingan, Mesti Sadar Kondisi Pasar

Di era digitalisasi dan mobilisasi tanpa batas, tren pasar akan makin dinamis dan bergerak sangat cepat. Kebutuhan konsumen cepat bergeser, tren produksi mengikuti, sehingga acap kali muncul titik keseimbangan baru. Roda supply-demand seakan tak kenal henti, disokong efisiensi logistik, itulah pemenang persaingan di pasar. Tidak heran jika banyak perusahaan skala menengah besar sadar betul akan pergerakan tren pasar. Sebab,  kunci sukses memenangi persaingan  justru terletak di titik; seberapa banyak kita mengetahui kondisi riil di pasar. Menjelang kuartal IV, pada umumnya perusahaan-perusahaan skala besar sudah berbenah untuk menyusun  strategi perencanaan (strategic planning) untuk tahun berikutnya . Market leader (pemimpin pasar) di sektor industri tertentu akan mengevaluasi kinerja untuk menjadi basis proyeksi dan penetrasi bisnis di tahun berikutnya. Strategi perencanaan  itu biasanya meliputi  evaluasi kinerja penjualan, pangsa pasar, pencapaia...